Peluang Bisnis
Apakah yang dimaksud dengan peluang itu ? Peluang merupakan kesempatan,
jadi Peluang Bisnis adalah sebuah kesempatan untuk menjalankan
sebuah kegiatan bisnis untuk mendapatkan royalty maupun keuntungan dengan cara
strategi yang telah ditetapkan. Kesempatan usaha yang terbuka lebar ini tiadk
boleh dilewatkan oleh mereka yang memiliki jiwa berwirausaha. Seorang pengusaha
baik pengusaha muda ataupun pengusaha yang sudah lama berkecimpung dalam dunia
bisnis ketika ia akan memanfaatkan peluang usaha yang ada pada waktu tertentu
seorang pengusaha itu harus memiliki sikap dan mental yang percaya diri. Perlu pemikiran
yang matang bagi seorang mengusaha agar usahanya dapat berjalan dengan tetap
sasaran.
Memulai Bisnis
Berikut adalah beberapa cara yang harus Anda lakukan ketika ingin sukses memulai bisnis rumahan.
- Meminta Dukungan Keluarga.
- Belajar Administrasi.
- Jauhkan Pikiran Dari Kegagalan.
- Tentukan Visi & Misi .
- Hitung Kebutuhan Modal.
- Pilih Bidang yang Sesuai Passion.
- Pilih Waktu untuk Memulai.
- Tentukan Keunikan Dari Produk.
Strategi Pemasaran
Pengertian strategi pemasaran adalah upaya memasarkan suatu produk, baik itu barang atau jasa, dengan menggunakan pola rencana dan taktik tertentu sehingga jumlah penjualan menjadi lebih tinggi.
Pengertian strategi pemasaran juga dapat diartikan sebagai rangkaian upaya yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka mencapai tujuan tertentu, karena potensi untuk menjual proposisi terbatas pada jumlah orang yang mengetahui hal tersebut.
Strategi Pemasaran punya peranan penting perusahaan, baik itu harga barang maupun jasa. Ada tiga faktor penentu nilai harga barang dan jasa, yaitu:
- Produksi
- Pemasaran
- Konsumsi
Dalam hal ini, pemasaran menjadi bagian yang menghubungkan antara kegiatan produksi dan konsumsi.
Mengelola Keuangan
- Memahami uang
Uang adalah setiap benda yang mudah dibawa(portability), mudah dibagi (divisibility), berdaya tahan lama (durability) dan stabil (stability).
Uang memiliki tiga fungsi utama, yakni sebagai alat penukar, penyimpan kekayaan dan alat kesatuan hitung.
Otorita moneter mempunyai peran utama sebagai sumber awal terciptanya uang beredar. Kelompok pelaku ini merupakan sumbee “penawaran” uang kartal untuk memenuhi permintaan akan uang tersebut dari masyarakat dan sumber “penawaran” uang yang di butuhkan oleh lembaga-lembaga keuangan, yang disebut cadangan bank merupakan sumber bagi terciptanya unsur dari uang beredar yang disebut dengan “uang inti” atau “uang primer”
- Memahami lembaga keuangan
Lembaga keuangan berfungsi sebagai tempat terjadinya transaksi keuangan dari sektor yang mengalami surplus ke sektor defisit. Lembaga keuangan keuangan dibedakan atas lembaga deposito dan lembaga non deposito.
Lembaga Deposito menerima simpanan dari nasabah, memeriksa dan membukukan rekening tabungan dibank, pinjaman-pinjaman dan jasa perbankan lain.
Lembaga Deposito, meliputi :
- Bank Umum
- Savings and Loan Association
- Mutual Savings bank
- Credit Union
Lembaga Nondeposito adalah berbagai organisasi lain yang mengambil uang,menyediakan bunga dan jasa lainnya, dan pinjaman.
Lembaga Nondeposito, meliputi :
- Dana pensiun
- Perusahaan asuransi
- Perusahaan pembiayaan
- Perantara pedagang efek
Electronic Banking adalah mesin yang digunakan dalam dunia perbankan guna menunjang pelayanan kepada para nasabahnya.
Electronic banking, meliputi :
- Anjungan tunai mandiri (ATM)
- Transfer dana elektronik
- Memahami Modal Usaha
Modal adalah segala bentuk kekayaan yang digunakan untuk menghasilkan kekayaan yang lebih besar lagi.
Modal yang dibutuhkan untuk memulai suatu usaha meliputi :
- Modal tetap
Modal yang diperlukan untuk mengadakan aset tetap atau permanen diawal usaha. Contohnya : ruang usaha,bangunan,tanah, alat-alat di kantor dan kebutuhan primer penunjang dapat dimulainya suatu usaha.
- Modal kerja
Modal yang dibutuhkan untuk pembelian atau pembuatan suatu produk atau jasa. Modal kerja biasanya dipakai untuk membeli bahan baku untuk memenuhi permintaan konsumen. Contohnya : jika usaha kita menjual roti, maka modal kerja dibutuhkan untuk membeli tepung,mentega,telur,minyak goreng,gula,pengharum makanan.
- Modal operasional
Modal rutin yang harus dikeluarkan setiap bulan untuk mendanai usaha kita. contohnya : upah atau gaji pegawai, biaya listrik, biaya air,telepon.
Distribusi Produk
DISTRIBUSI PRODUK
Distribusi : produk yang telah dibuat perlu didistribusi untuk sampai ketangan konsumen, baik melalui saluran distribusi, perantara maupun dikirim langsung ke pengguna. Proses distribusi biaya melibatkan :
- Perantara
- Pengecer
- Pedagang grosir
- Agen penjualan
Saluran distribusi
Strategi Distribusi
- Distribusi Intensif
- Distribusi Eksekutif
- Distribusi Selektif
Memilih Saluran Kredit
Faktor- faktor yang mempengaruhi pilihan saluran distribusi, diantaranya :
- Saluran distribusi
Saluran distribusi beberapa bersifat ringkas dan sederhana ; yang lain bersifat panjang dan rumit. Banyak perusahaan membeli barang yang mereka gunakan dalam operasi mereka langsung dari produsen, sehingga saluran distribusinya menjadi pendek. Sebaliknya, saluran untuk konsumen biasanya lebih panjang dan lebih rumit.
2.Cakupan pasar
Cakupan pasar yang tepat, jumlah grosir atau pengecer yang akan membawa produk, bergantung pada sejumlah faktor dalam strategi pemasaran. Barang sehari-hari yang murah atau persediaan organisatoris seperti kertas komputer dan pena-pena, akan terjual dengan baik jika tersedia dibanyak gerai.
- Biaya
Biaya memainkan peran utama dalam pemilihan saluran perusahaan (dan merupakan salah satu alasan utama atas begitu banyak perusahaan – perusahaan kecil telah memanfaatkan internet). Produsen kecil atau baru sering tidak mampu melakukan banyak fungsi yang diperlukan untuk menjual ke pengecer atau konsumen.
- Kontrol
Memilih saluran distribusi adalah kontrol terhadap bagaimana, di mana, kapan dan berapa banyak produk yang dijual. Saluran distribusi lebih panjang berarti kontrol semakin sedikit bagi produsen dan menjadi semakin jauh dari penjual dan pembeli.
- Konflik saluran
Karena keberhasilan setiap anggota saluran bergantung pada keberhasilan seluruh sistem saluran, idealnya semua anggota saluran bekerjasama dengan lancar. Namun, setiap anggota saluran juga harus menjalankan aktivitasnya sendiri, yang berarti mereka bisa tidak setuju pada peran masing-masing anggota.
Promosi
Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya.
Tujuan promosi
Tujuan promosi di antaranya adalah:
- Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
- Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit/laba
- Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
- Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
- Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
- Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
- Mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen.
Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya.
Beberapa cara untuk melakukan promosi adalah:
- Melalui E-mail
- Melalui Sms
- Melalui pembicaraan;
- Melalui Iklan
- Melalui Media sosial
- dan sebagainya.
Contoh promosi antara lain:
- Pasang iklan di tv mengenai produk baru perusahaan X.
- Kirim 5 sms, dapat 10 sms gratis ke semua operator.
- Beli kaos kaki seharga Rp. 30.000,00 dapat 2 kaos kaki gratis.
- Diskon 50% bagi produk tertentu di Department Store.
- Beli coklat malam hari dapat segelas
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Pengendalian bisnis pada semua jenjang usah atau perusahaan membutuhkan suatu pengendalian atau tata kelola yang dapat menjaga dan mengendalikan usaha dari penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang oleh pelaksana.
Corp orate governance meliputi misi yang akan di capai dan aturan serta konvensi yang jelas sebagai pedoman pencapaian misi, Corp orate governance bukan merupakan pilihan bagi para pelaku bisnis, akan tetapi merupakan suatu keharusan dan kebutuhan vital serta sudah merupakan tuntutan masyarakat.
- Budaya perusahaan
Budaya perusahaan (Corp orate governance) adalah nilai-nilai yang dimiliki bersama oleh anggota-anggota di dalam suatu kelompok dan cenderung untuk menetap bahkan apabila anggota-anggota kelompok telah berganti. Budaya menggambarkan pola perilaku atau gaya kerja di suatu perusahaan yang secara otomatis dianjurkan oleh karyawan senior untuk di ikuti oleh karyawan yang baru (Kotter dan Heskett, 1992)
- Good Corp orate governance
Good Corp orate governance (tata kelola perusahaan yang baik) adalah proses dan struktur dalam mengelola perusahaan ke arah peningkatan kemakmuran dan pertanggung jawaban perusahaan dengan tujuan akhir mewujudkan nilai jangka pemegang saham dengan tetap memperhatikan kepentingan berbagai pihak yang terkait
Pertimbangan CGC
- Praktis
- Akademis
Prinsip Corp orate governance
- Perlindungan hak-hak pemegang saham
- Perlakuan yang sama terhadap seluruh pemegang saham
- Peranan stakeholders yang terkait dengan perusahaan
- Keterbukaan dan transparansi
- Tanggung jawab dewan direksi
Pilar CGC
- Commitment on governance
- Governance structure
- Governance mechanism
- Governance outcome
Manfaat Corp orate governance
- Perbaikan dalam komunikasi
- Meningkatkan citra perusahaan
- Meningkatkan kinerja perusahaan
- Meningkatkan corp orate value
- Menjaga kepercayaan investor
- Memperoleh kepercayaan dari kreditor
- Memperoleh kepercayaan pelanggan
- Meningkatkan efisiensi
- Mencegah penyalahgunaan wewenang
- Perusahaan makin kompetitif
- Terjadi Sustainable growth
Motivasi
Pengertian Motivasi adalah suatu dorongan atau alasan yang menjadi dasar semangat seseorang untuk melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu. Arti motivasi juga dapat didefinisikan sebagai semua hal yang menimbulkan dorongan atau semangat di dalam diri seseorang untuk mengerjakan sesuatu.
Secara etimologi kata motivasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu “motivation”, yang artinya “daya batin” atau “dorongan”. Sehingga pengertian motivasi adalah segala sesuatu yang mendorong atau menggerakkan seseorang untuk bertindak melakukan sesuatu dengan tujuan tertentu.
Motivasi bisa datang dari dalam diri sendiri ataupun dari orang lain. Dengan adanya motivasi maka seseorang dapat mengerjakan sesuatu dengan antusias.
Jenis-Jenis Motivasi
Ada banyak hal yang memotivasi seseorang untuk melakukan sesuatu di dalam hidupnya. Namun, secara umum ada dua jenis motivasi, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.
1. Motivasi Intrinsik
Pengertian motivasi intrinsik adalah keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu, yang disebabkan oleh faktor dorongan yang berasal dari dalam diri sendiri tanpa dipengaruhi orang lain karena adanya hasrat untuk mencapai tujuan tertentu.
Contoh, seseorang termotivasi untuk bekerja agar mendapatkan penghasilan sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
2. Motivasi Ekstrinsik
Definisi motivasi ekstrinsik adalah keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu yang disebabkan oleh faktor dorongan dari luar diri sendiri untuk mencapai suatu tujuan yang menguntungkan dirinya.
Contoh, seseorang termotivasi untuk bekerja lebih giat
karena adanya peluang yang diberikan oleh perusahaan untuk meningkatkan karir
kepada pegawai berprestasi
Manajemen Risiko
Pengertian Manajemen Risiko adalah
suatu proses identifikasi, analisis, penilaian, pengendalian, dan upaya
menghindari, meminimalisir, atau bahkan menghapus risiko yang tidak dapat
diterima.Dalam hal ini risiko berhubungan dengan pendekatan atau
metodologi dalam menghadapi ketidakpastian dalam bisnis. Dalam KBBI arti kata
risiko adalah akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari
suatu tindakan. Ketidakpastian ini bisa berupa ancaman, pengembangan strategi,
dan mitigasi risiko.Dalam perusahaan, manajemen risiko (risk
management) adalah suatu proses perencanaan, pengaturan, pemimpinan,
dan pengontrolan aktivitas sebuah organisasi untuk meminimalisir resiko
pendapatan perusahaan.
Contoh, seseorang termotivasi untuk bekerja lebih giat karena adanya peluang
yang diberikan oleh perusahaan untuk meningkatkan karir kepada pegawai
berprestasi
Tujuan Manajemen Risiko
Secara umum ada enam tujuan risk management dalam perusahaan atau badan usaha, diantaranya adalah:
1. Melindungi Perusahaan
Memberikan perlindungan terhadap perusahaan dari tingkat risiko signifikan yang bisa menghambat proses pencapaian tujuan perusahaan.
2. Membantu Pembuatan Kerangka Kerja
Membantu dalam proses pembuatan kerangka kerja manajemen risiko yang konsisten atas ririko yang ada pada proses bisnis dan fungsi-fungsi di dalam sebuah perusahaan.
3. Mendorong Manajemen Agar Proaktif
Mendorong manajemen agar bertindak proaktif dalam mengurangi potensi risiko, dan menjadikan manajemen risiko sebagai sumber keunggulan bersaing dan kinerja perusahaan.
4. Sebagai Peringatan untuk Berhati-Hati
Mendorong semua individu dalam perusahaan agar bertindak hati-hati dalam menghadapi risiko perusahaan demi tercapainya tujuan yang diinginkan bersama.
5. Meningkatkan Kinerja Perusahaan
Membantu meningkatkan kinerja perusahaan dengan menyediakan informasi tingkat risiko yang disebutkan dalam peta risiko/ risk map. Hal ini juga berguna dalam pengembangan strategi dan perbaikan proses risk management secara berkesinambungan.
6. Sosialisasi Manajemen Risiko
Membangun kemampuan individu maupun manajemen untuk mensosialisasikan pemahaman tentang risiko dan pentingnya risk management.
Etika Bisnis
Etika bisnis merupakan suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar. Di mana hal tersebut dapat memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks.
Tujuan Etika Bisnis
Dengan etika bisnis, para pelaku bisnis memiliki aturan yang dapat mengarahkan mereka dalam mewujudkan citra dan manajemen bisnis yang baik, sehingga dapat diikuti oleh semua orang yang memercayai bahwa bisnis tersebut memiliki etika yang baik. Memiliki etika bisnis juga dapat menghindari citra buruk seperti penipuan, serta cara kotor dan licik. Bisnis yang memiliki etika baik biasanya tidak akan pernah merugikan bisnis lain, tidak melanggar aturan hukum yang berlaku, tidak membuat suasana yang tidak kondusif pada saingan bisnisnya, dan memiliki izin usaha yang sah.
Etika bisnis merupakan suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar. Di mana hal tersebut dapat memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks.